Pages

Kamis, 11 Agustus 2011

Kesehatan Remaja


Masa remaja memang bisa disebut sebagai masa transformasi antara perubahan dari anak-anak menuju proses dewasa. Disini terjadi banyak sekali pergolakkan entah itu dari segi perkembangan psikologi ataupun dari segi kesehatan remaja.
Anak remaja yang tidak bisa merawat dirinya dengan baik, biasanya mudah sekali terjangkit penyakit. Penyakit itu biasanya banyak menyerang pada kulit, mata, bahkan termasuk penyakit dalam. Kebersihan seorang remaja harus selalu terjaga, jika perlu sering-seringlah mengkonsultasikan kesehatan ke dokter secara rutin.

Perkembangan remaja yang dinamis menimbulkan kesenjangan dalam diri seorang remaja yang berakibat buruk bagi kesehatan remaja. Mereka cenderung mudah terserang penyakit, terutama penyakit kulit seperti jerawat. Pada masa perkembangan remaja, ini diikuti dengan perkembangan hormonal yang turut serta membantu anak remaja untuk memperjelas munculnya ciri-ciri kelamin sekunder.

Jika pengontrolan hormon yang terjadi di dalam tubuh tidak normal atau berlebihan, maka hal ini juga menimbulkan efek yang tidak baik. Jerawat merupakan salah satu penyakit yang timbul karena pengontrolan hormon yang tidak sesuai dengan kadar yang dibutuhkan oleh tubuh.

Penyakit kulit yang sifatnya menular juga mudah sekali menyerang anak remaja. Bahwasannya, seusia anak remaja itu senang sekali melakukan interaksi dengan kawan-kawan sebayanya, yang melibatkan saling kontak satu sama lain sehingga apabila salah satu temannya terinfeksi penyakit kulit maka akan dengan mudah tertular ke teman yang lainnya. Terlebih lagi jika anak remaja itu sering melakukan seks bebas, maka persentase penularannya lebih besar pula.

Beberapa penyakit lainnya yang sering mengganggu kesehatan remaja yaitu penyakit tentang sirkulasi peredaran darah. Jenis penyakit yang sering diderita yaitu varises dan wasir. Varises ini biasanya mulai muncul saat seseorang yang aktif melakukan pergerakan yang mengandalkan kerja otot (misalnya saja remaja yang ingin memperbesar ototnya) namun dilakukan dengan cara yang salah. Misalnya kebiasaan melipat siku lengan atau siku kaki setelah berlari jarak jauh.

Hal ini bisa memacu munculnya indikasi penyakit varises. Sedangkan penyakit wasir ini sering terjadi pada anak remaja yang cenderung pasif dan suka duduk dalam jangka waktu yang lama. Penyakit wasir ini juga biasa menyerang remaja yang sering bepergian menggunakan motor untuk jarak tempuh yang jauh.

Sumber: pusatremaja.com

Senin, 08 Agustus 2011

Naskah Drama

PECANDU NARKOBA

Narator : Di siang hari yang terik, 2 pemuda melakukan transaksi narkoba dengan seorang pengedar narkoba yang menyamar menjadi seorang penjual jamu gendong.
Reno: “Wuh, gila.... gua gak tahan lagi nih sob!!! Badan gua meriang, perut gua sakit, kepala gua pusing kayaknya gua mulai sakau dech. Mana langganan kita gak dateng-dateng lagi.
Andre: “Bener banget sob, pusing banget kepala gua”
Penjual jamu: “Jamu...jamu...jamunya mas!!! Jamunya mbak!!!!”
Andre: “Pucuk dicinta ulampun tiba, yang ditunggu-tunggu akhirnya dateng juga.”
Reno: “Mbok jamu cepetan, kita udah nungguin nieh!”
Penjual jamu: “E...alah udah pada nunggu toh...”
Reno: “Ssstt... jangan keras-keras nanti ada yang denger transaksi gelap kita.”
Andre: “Bawa barangnya gak ?”
Penjual jamu: “Yo bawa toh mas, ini barang bagus, impor dari Amerika.”
Andre: “Cepet keluarin!”
Reno: “Eh Ndre, loe yang bayar ya! Gua gak bawa duit,he...he..”
Andre: “Dasar loe. Nich mbak duitnya!!”
Penjual jamu: “Yo kurang toh mas. Masak barang bagus begini ,Cuma dua ratus ribu? Bisa rugi saya.”
Andre: “Nih!!!! Capek gua.gak ada tawar menawar lagi. Tinggal itu duit gua.”
Penjual jamu: “Ya sudah, terima kasih yo mas. Saya pergi dulu.”
Reno: “Ya udah, pergi sono!”
Narator: Sehari-hari Reno dan Andre menghabiskan uangnya hanya untuk obat-obatan yang dapat merusak tubuh mereka. Sebenarnya mereka adalah anak-anak yang berasal dari keluarga terpandang yang kurang mendapat perhatian dari orang tuanya. Orang tua mereka sibuk dengan bisnisny masing-masing. Mereka selalu bolos sekolah dan melakukan pesta narkoba. Tepat saat itu, saat mereka berpesta narkoba, polisi sedang mangadakan razia.
Andre: “Eh No, gila mantep banget rasanya. Serasa melayang gua.”
Reno: “Bener, nikmat banget.”
Andre: “Eh, menurut loe bumi nie bulet apa kotak sih? Dari dulu ampe sekarang gak tau-tau gua bentuk  bumi ini apa.”
Reno: “Bego banget sich loe!! Bumi itu berbentuk lonjong, anda mengerti? He....he.....”
Andre: “Pinter juga loe.”
Reno: “Ya iyalah, gitu loch.”
Narator: tiba-tiba polisi menghampiri mereka dan mereka lari.
Polisi: “Priittt.... jangan lari kalian.”
Andre: “Gawat No, polisi itu ngejer kita.”
Reno: “Makanya... ayo ngebut larinya!”
Narator: “Tapi mereka tetap dapat ditangkap. Dan setelah diintrogasi, mereka memberitahukan pengedar narkoba langganan mereka. Dan pengedar yang menyamar itupun ditangkap juga.
Penjual jamu: “Aduh Bu, saya ini ndak tau apa-apa Bu.”
Polisi: “Tapi menurut mereka, andalah pengedarnya.”
Reno: “Udahlah ngaku aja mbak! Kita udah sama sama ditangkep polisi.”
Polisi 1: “Ayo anda lebih baik mengaku saja! Anda jangan bohong!”
Penjual jamu: “Ya Bu, saya ngaku. Saya memang pengedar narkoba.”
Polisi 2: “Nah sudah terbukti dan kalian harus mempertanggung jawabkan perbuatan kalian. Kalian harus dipenjara.”
Penjual jamu: “Jangan Pak, bagaimana nanti nasib anak-anak saya?”
Andre: “Udahlah!! Berani berbuat, berani bertanggung jawab.”
Narator: Lalu mereka sama sama dipenjara. Dan dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. Lalu beberapa hari kemudian mama dan papa Andre datang menjenguk.
Mama: “Andre, kenapa kamu melakukan ini sayang ?”
Papa: “Iya Andre. Papa tidak menyangka ini semua terjadi.”
Andre: “Udahlah Ma...Pa.... gak usah sok perhatian, aku jadi begini karena mama sama papa. Karena kalian gak pernah mikirin aku. Yang ada di otak mama da papa itu hanya uang, uang, dan uang aja.”
Papa: “Andre, kami melakukan ini semua juga demi kamu.”
Mama: “Oke...Oke.... Mama dan papa minta maaf  atas semuanya.”
Andre: “Maaf???? Semudah itukah semuanya selesai?”
Narator: Reno yang sejak tadi diam, ikut bicara.
Reno: “ Kasih kesempatan mereka minta maaf donk Ndre.”
Andre: “Loe gak ngerasaing sich No, gimana rasanya jadi gua.”
Reno: “Wei, salah Ndre. Gua ngerasain semua yang loe rasain. Bahkan lebih buruk. Sekarang loe liat! Orang tua gua gak jenguk gua kan? Tapi orang tua loe, mereka masih sayang ama loe.”
Andre: “Bener juga ya loe.Oke gua bakalan kasih mereka kesempatan.”
Reno: “Nah....Gitu donk.”
Andre: “Ma.... Pa.... Aku maafin mama dan papa tapi kalian janji jangan ulangin lagi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.!”
Mama: “Iya sayang ... Mama gak akan ulangi lagi kesalahan mama.”
Papa: “Papa juga Ndre, tapi kamu juga harus janji gak akan memakai obat-obatan terkutuk itu lagi!”
Andre: “Ya Ma...Pa... Aku janji setelah keluar dari sini aku akan sembuh dan membahagiakan mama dan juga papa.”
Mama: “Terima kasih ya Andre.”
Papa: “Kami pulang dulu ya nak. Besok kami akan kembali menjenguk mu di sini.”
Mama: “Besok mama akan bawa makanan kesukaanmu Ndre.”
Andre: “Makasih ya Ma. Hati-hati ya Ma....Pa.... Aku pasti merindukan papa dan mama.”

Cerpen

Terima kasih Tuhan T’lah Tunjukkan Siapa Dia

Suara keras dari alarm sontak membuat Ana terbangun dari tidurnya yang lelap. Jam sudah menunjukkan pukul 06.30. Dengan mata yang sedikit terbuka dan jiwa yang masih melayang-layang, Ana pun beranjak dari tempat tidurnya untuk pergi mandi. Setelah selesai mandi, ia langsung bersiap untuk pergi ke sekolah. Seperti biasa, hanya ada segelas susu hangat di meja belajarnya. Ana memang tidak terbiasa untuk sarapan di rumahnya karena kalau ia sarapan maka ia akan terlambat masuk sekolah. Maklumlah anak kost. Ia berangkat ke sekolah dengan naik angkot dan hanya menghabiskan waktu 10 menit karena rumah kost Ana tidak terlalu jauh dari sekolah yang terletak di Way Halim Permai.
Bel istirahat pertama pun berbunyi, ini adalah saat yang paling ditunggu-tunggu oleh para murid tak terkecuali Ana. Mata Ana langsung tertuju pada nasi uduk “Bude”. Ana memang sangat suka dengan nasi uduk itu terutama sambalnya. Tidak hanya dia, teman-teman yang lain juga sangat suka dengan nasi uduk “Bude”. Aku, Natali dan Epi selalu setia menemani Ana yang sedang makan dan sering kali kami meminta kerupuk yang ada di nasi uduk Ana.
Sambil menunggu istirahat pertama selesai, Ana pun bercerita tentang cowok yang ia lihat dua hari yang lalu. Ia mengatakan kepada kami kalau cowok itu tampan sekali. Badannya tinggi, berkulit sawo matang, bermata sayu dan ramah. Nguiiing . . . . . Itu adalah pertanda kalau istirahat pertama telah usai. “ Yah, istirahat pertama udah selesai, tapi aku  masih ingin tahu bagaimana kelanjutan cerita mu na”,pintaku kepada Ana. “Nanti pada waktu pulang sekolah akan aku lanjutkan lagi ya ceritanya”, jawab Ana. “Ciyee Ana,,sudah mulai jatuh cinta nih”, ledek Epi dan Natali. Muka Ana tampak memerah setelah mendengar kata-kata dari Epi dan Natali.
Tak terasa waktu kami di sekolah sudah habis dan saatnya untuk pulang. Seperti biasa, aku dan Ana pulang dengan jalan kaki. Ana jalan kaki sampai rumah kostnya yang ada di sebelah SMAN 5 sedangkan aku jalan sampai di perempatan jalur 2 baypas untuk menunggu bus. 
Sambil berjalan Ana pun kembali melanjutkan ceritanya. Ia mengatakan bahwa cowok itu bernama Ilham. Ilham adalah teman dari Rio, anak dari pemilik rumah kost. Ketika itu Ana sedang bersantai di depan kamarnya bersama Ria, adik dari Rio. Ternyata Rio mengajak temannya, Ilham untuk main ke rumahnya. Dan tanpa sengaja Ana pun melihat Ilham. Pandangan mata Ana sama sekali tidak berpindah dari Ilham. Ria pun heran melihat tingkah laku Ana yang terdiam sejenak sambil memandangi Ilham dengan penuh rasa kagum. 

Karena melihat tingkah Ana yang seperti itu akhirnya Ria berinisiatif  menyuruh kakaknya untuk memanggilkan Ilham. Ilham pun datang menghampiri Ana dan Ria. “ Ada apa?”, tanya Ilham kepada Ria. “Ini Ham, ada seseorang yang ngeliatin kamu dari tadi”, kata Ria sambil memandang Ana dengan sedikit tertawa. Ana sangat malu ketika itu, ia tidak tahu lagi harus berkata apa. “Oh,kirain ada apaan. Kamu baru ya di sini?”, tanya Ilham kepada Ana. “I...iya”, jawab Ana dengan rasa grogi. “Perkenalkan, aku Ilham. Kamu?”, Ilham mengajak Ana berkenalan. “Namaku Ana”, jawab Ana dengan rasa grogi yang semakin menyelimutinya. Setelah berkenalan, Ilham dan Ana saling bertukar nomor handphone. Dan perkenalan mereka berlanjut sampai hari ini. Ana juga mengatakan kalau Ilham sangat perhatian kepadanya. Ilham sering menanyakan keadaan Ana lewat pesan singkat.
Aku sebagai temannya ikut senang melihat Ana bahagia. Aku hanya memberikan saran kepadanya untuk tetap berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal. Sayangnya pembicaraan kami terpotong karena kami harus berpisah. “Sudah dulu ya Na, besok kita lanjutkan lagi. Da....”,kataku kepada Ana sambil melambaikan tangan. “Oke, hati-hati ya. Da...”, balas Ana.
Keesokan harinya wajah Ana kembali berseri-seri. “Ciye,, ada yang lagi jatuh cinta nih”, ledekku. “Iya nih Made,,aku gak bisa berhenti mikirin dia. Ketika aku makan, di piring terlihat wajahnya. Ketika aku mandi, di bak mandi terlihat wajahnya yang tampan. Dan ketika aku tidur, aku pun memimpikannya” , jawab Ana sambil tersipu malu. “Memangnya seperti apa sih Ilham itu? Aku lihat kamu sangat menyukainya”, tanyaku dengan rasa penasaran. “Kalau kamu menjadi aku, pasti kamu juga akan menyukainya. Bagaimana kalau nanti setelah pulang sekolah kamu main ke kost-an aku”, kata Ana. “Baiklah. Aku penasaran ingin melihat orang yang sudah membuat temanku ini jauh cinta”, jawabku sambil tersenyum pada Ana.
Setelah pulang sekolah aku main ke kost-an Ana. Aku melihat ada seorang cowok dengan ciri-ciri sama seperti yang pernah  Ana ceritakan kepadaku kemarin. “Apakah dia orang yang selama ini kamu ceritakan padaku?”, tanyaku kepada Ana. “Iya. Dialah orang yang selama ini membuat jantungku berdebar setiap aku melihatnya”, jawab Ana tersipu malu. Setelah aku memperhatikan gerak-gerik dari Ilham, aku sedikit merasa khawatir karena kelihatannya Ilham bukanlah cowok baik-baik. “Na, bukannya aku tidak suka melihatmu dekat dengan Ilham tetapi kelihatannya Ilham itu bukan cowok yang tepat untukmu”, aku mengingatkan Ana. “Kenapa kamu bicara seperti itu? Dari mana kamu tahu kalau dia bukan cowok yang tepat untukku?”, jawab Ana dengan nada sedikit tinggi. “Aku juga belum tahu pasti, tetapi aku merasa ada sesuatu yang aneh dari dia. Sepertinya Ilham itu orang yang suka mempermainkan perempuan. Sebaiknya kamu lebih berjaga-jaga terhadap dia”, kataku sambil mencoba untuk meyakinkan Ana. “Sudahlah Made kamu nggak perlu khawatir, aku yakin kalau Ilham itu cowok yang baik”, kata Ana sambil menepuk punggungku. “Baiklah kalau kamu tetap yakin dengan Ilham. Tapi kamu harus tetap berhati-hati ya”, kataku. “Iya, terima kasih ya Made”, balas Ana. “Baiklah,  sepertinya hari sudah mulai sore, aku pulang dulu ya”, aku berpamitan kepada Ana. “Iya, hati-hati ya”, balas Ana.
Seminggu pun berlalu. Keceriaan selalu tampak di raut wajah Ana. Aku ikut merasa senang melihatnya seperti ini. “Mudah-mudahan saja kecurigaanku kepada Ilham salah. Semoga Ilham bisa membahagiakan Ana”, kataku dalam hati. 
Pada suatu hari Ana mendapatkan kabar dari Ria kalau Ilham ternyata telah menghamili seorang gadis bernama Lidya. Bukan hanya itu, kabarnya Ilham mempunyai pacar yang lebih dari satu. Mendengar kabar itu Ana sempat tak percaya. Dan tiba-tiba perempuan yang bernama Lidya itu datang ke rumah Rio untuk meminta tolong pada Rio supaya membujuk Ilham untuk bertanggung jawab atas apa yang sudah ia lakukan. Setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri, Ana akhirnya percaya pada Ria. Ia sangat sedih setelah tahu kalau Ilham itu sebenarnya orang yang bajingan. Ana merasa sangat menyesal karena sempat mengagumi orang seperti dia.
Keesokan harinya Ana masuk sekolah dengan mata yang sedikit sembab. “Kamu kenapa Na? Apa ada masalah?”, tanyaku. Ana langsung memelukku sambil menangis di pelukanku. “Ada apa sebenarnya Ana, kenapa kamu menangis?”, tanyaku dengan rasa sangat penasaran. “Made, ternyata kamu benar. Ilham memang bukan cowok baik-baik”, kata Ana. “Memangnya dia sudah berbuat apa sama kamu, sampai kamu menangis begini?”, tanyaku. “Dia telah menghamili seorang gadis dan dia juga ternyata seorang playboy yang sering mempermainkan wanita. Aku sangat menyesal telah mengenalnya”, jawab Ana. “Yasudah, kamu tenang ya. Kamu nggak perlu membuang air mata kamu hanya untuk cowok brengsek kayak dia. Yang penting sekarang kamu harus cepet-cepet ngelupain dia. Kamu justru seharusnya besyukur kepada Tuhan karena Tuhan telah menunjukkan siapa Ilham sebenarnya”, aku mencoba untuk menenangkan Ana. “Iya. Kamu benar Made. Untuk apa aku menangisi orang seperti dia. Pokoknya aku harus melupakan dia. Terima kasih Tuhan Engkau telah menyelamatkanku dari orang yang jahat”, kata Ana. 
Akhirnya setelah beberapa hari, Ana sudah kembali ceria seperti dulu lagi. Ia sudah bisa melupakan Ilham. Kejadian yang dialami Ana telah memberikan pelajaran untukku supaya jangan terlalu mudah percaya terhadap orang yang baru dikenal.

Kamis, 04 Agustus 2011

Sains

 
Makanan berlemak tidak hanya enak di lidah dan perut, penelitian baru menunjukkan bahwa makanan berlemak juga dapat menenangkan jiwa dan membuat orang bahagia. Sayangnya, makanan ini tidak baik jika dikonsumsi terus menerus. "Makanan berlemak tampaknya dapat membuat kita mengurangi emosi sedih, bahkan meski kita tidak menyadari sedang makan lemak. Lemak yang dimasukkan ke dalam perut dapat menyebabkan perubahan emosional dan fisik." jelas psikiater Dr. Lukas Van Oudenhove, seperti dilansir HealthDay.


Inilah sebabnya mengapa orang yang makan es krim pasca putus cinta dapat merasa lebih baik. Es krim yang mengandung lemak dapat menjadi penyembuh perasaan emosional dengan membuat orang sedih dan orang yang emosi menjadi tenang.

Apakah ada koneksi antara sinyal yang keluar dari mulut atau perut ke otak?

"Para peneliti sebelumnya telah menangani pertanyaan-pertanyaan ini dengan berfokus pada bagaimana bau, rasa dan tampilan makanan mempengaruhi emosi," kata Dr. Van Oudenhove.
Menurutnya penelitian ini adalah yang pertama. Peneliti melewati stimulasi sensorik dengan menyuntikkan asam lemak langsung ke perut, tanpa diketahui oleh subjek apakah mereka mendapatkan lemak atau salin. Untuk melakukan penelitian ini, peneliti merekrut 12 orang yang non-obese (tidak gemuk). Relawan sehat kemudian akan menerima asam lemak atau larutan garam melalui tabung makan (feeding tube). Dengan menggunakan functional MRI (fMRI), peneliti juga mengamati gelombang otak pada relawan seperti saat merasa sedih atau didengarkan musik netral, serta diamati pula ekspresi wajahnya saat sedih dan saat mendengarkan musik."Untuk membuat relawan sedih, kita menggunakan musik dan film yang dapat membuat mereka mengernyit (sedih), yang membuat suasana hati turun 2,5 poin dari 10. Tetapi asam lemak dapat membantu mengurangi penurunan poin sebesar 1 poin," jelas Dr. Van Oudenhove. Menurut Dr. Van Oudenhove, di dalam otak sendiri peneliti menemukan kesedihan yang diinduksi dapat menyebabkan perubahan sekitar 3 sampai 4 persen. "Cukup banyak, namun tingkat perubahan menyusut menjadi kurang dari 1 persen setelah subjek mendapat dosis asam lemak, setidaknya di sebagian besar wilayah otak yang dianalisis," tutur Dr. Van Oudenhove. Tidak jelas apakah bahan-bahan lainnya dalam makanan akan memiliki efek yang sama. Dr. Van Oudenhove mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah temuan ini mungkin memiliki nilai dalam pengobatan obesitas, depresi atau gangguan makan. Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam Journal of Clinical Investigation.

Sumber : detikhealth.com


Astronomi

Sejumlah astronom telah menemukan jejak massa air tertua dan terbesar yang pernah terdeteksi di jagat raya ini. Awan raksasa yang berumur 12 miliar tahun ini setara dengan 140 triliun kali lebih banyak dari seluruh massa air yang bisa dikumpulkan di Bumi. Uap atau awan raksasa ini diketahui mengelilingi lubang hitam supermasif bernama Quasar yang letaknya 12 miliar tahun cahaya dari Bumi. Penemuan itu lalu menunjukkan, air itu telah ada hampir semenjak jagat raya terbentuk.


"Karena cahaya tersisa yang kita lihat di Quasar ini sebetulnya tercipta 12 miliar tahun yang lalu, kami melihat kandungan air itu tercipta sekitar 1,6 miliar setelah jagat raya terbentuk," ujar Alberto Bolatto, astronom dari Universitas Maryland yang melakukan riset itu seperti dikuti Space.com. Penemuan ini mendorong munculnya fakta baru adanya air tertua yang terdeteksi di jagat raya. Jarak waktu dari kandungan air ini terbentuk dengan peristiwa Big Bang atau kemunculan jagat raya hanya 1,6 miliar tahun. Awan air yang berada di sekitar lubang hitam Quasar diperkirakan memiliki temperatur 53 derajat Celcius. Tingkat kerapatannya 300 triliun kali lebih rendah dari atmosfer Bumi. Pengukuran atas awan air dan molekul lain yang ada di sekitarnya macam karbon monoksida menjadi energi bagi lubang hitam untuk bisa berkembang lebih besar hingga 6 kali lipat dari ukuran saat ini.
Sumber : kompas.com